Berdamai Dengan Diri Sendiri

Standar

Fiuuhhh…..

Dah lama juga ya, ku tak membuka blog ini. Apalagi nambahin tulisan. Huehehe……

Entah mengapa, sejak kemarin sore perasaanku tiba-tiba sediiiih bangets. (3 November 2009, red)

Pas lagi lembur di kantor, mata ini agak berkabut….walau urung air mata menetes. Kosong ! Ya, sesaat kurasakan kosong tatapanku ke layar PC. Lekas ku menggeleng, demi mengusir rasa sedih yang datang sekonyong-konyong itu.

SEPIIII…….

Yup, kurasa sepi di hatilah penyebabnya.

Oya, semalam ku putuskan tuk mengubah lagi jam tidurku. Setelah tiga hari berturut sebelumnya, ku habiskan waktu tuk ngetik di laptop hingga pukul 1 pagi. Tubuhku bisa ambruk kalau itu ku jadikan kebiasaan. Mumpung baru 3 hari, masih bisa diubah lah ?!

* note : tulisan di atas sebenarnya ku buat pada tanggal 04 November 2009

Oke, sekarang kembali pada aktivitas kekinian.

Sebenarnya aku sudah jenuh kerja di kantor, hampir 5 tahun. Tak ada perbedaan yang cukup berarti dengan pertama kali masuk dulu. Tak ada jenjang karier di sini, karena itulah mungkin tak ada aksi sikut-menyikut di antara pegawai. Nuansa kekeluargaannya cukup berasa, itu yang membuatku masih bertahan. Selain itu, lokasinya relatif dekat dengan tempat tinggalku….biar ga tua di jalan, hueheheh.

Bicara soal tua, huhuhu….aku sudah cukup umur nich tuk menikah. Tapi…..lum nemu jodoh yang tepat yach. Kadang bingung juga tiap ditanya kapan nikah ? Nggak tau mau dijawab apa, lha wong calonnya aja nggak ada -mau nikah sama siapa ? huahaha…….

Beberapa tahun yang lalu, ada sih yang ngajakin nikah….tapi dulu itu aku belum siap. Sekarang ? duh….susahnya nyari jodoh. Yah, mau gimana lagi ? Sempat berusaha pedekate sama seorang cowok, tapi dia nggak respon tuh…hehehe, aku belum beruntung.

Beberapa bulan terakhir ini sempat ada seorang cowok (teman baru) yang cukup hangat kami berteman, tapi nggak tau kenapa sekarang dia berubah jadi dingin. Aku ajak ngobrol, dia cuma balas dengan basa-basi. Malesss deh.

Sudahlah ikhlas saja menjalani keadaan. Berdamai dengan perasaan yang sering gundah-gulana nggak jelas. Berdamai dengan pikiran. Agar damai di hati.

Aku hanya perlu berpikir POSITIF + OPTIMIS. Di sana…seorang pria sedang dipersiapkan dengan baik untukku, begitu pula aku di sini. Mengapa kami belum bersama ? Karena saat ini, kami belum “sempurna” untuk dipersatukan dalam sebuah ikatan. Masih ada yang harus diperbaiki dari diriku dan dirinya. Begitulah kira-kira bentuk penghiburan untuk diriku sendiri…. (^_^)

Semoga Allah Swt segera mempersatukan kami, amiiiiinnnn……..

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s