PELABUHAN HATI

Standar

Lagi browsing Facebook, eh nemu tulisan yang rasanya ngepas dengan suasana hatiku saat ini. Tulisan berikut aku copy dari status update seorang teman di FB-ku :

“… Jika suatu saat kau temukan ‘dia’ yang tak pernah mengucap cinta namun diam-diam merindumu dengan penantian kanak-kanak[] Yang tak pernah menahan pergimu namun tak berpaling dari ruang hilangmu meski kau tak lagi tampak[] … Berhentilah, sebab kau telah tiba di ‘terminal’ yang dituju semua armada.” [Kopi Pahit dan Sepotong Hidup yang Sulit]

 

Kenapa tak pernah kau tambatkan perahumu di satu dermaga ?
Padahal kulihat, bukan hanya satu pelabuhan tenang yang mau menerima kehadiran kapalmu !
Kalau dulu memang pernah ada
satu pelabuhan kecil, yang kemudian harus kau lupakan,
mengapa tak kau cari pelabuhan lain, yang akan memberikan rasa damai yang lebih?

Seandainya kau mau, buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,
hingga pelabuhan itu jadi rumahmu, rumah dan pelabuhan hatimu.

( Judul puisi “Pelabuhan” karya Tyas Tatanka )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s