Pelajaran Cinta dari Taylor Swift dan John Mayer

Standar
John Mayer dan Taylor Swift saat berduet di atas panggung.

 

KOMPAS.com – Hubungannya dengan bintang remaja Taylor Lautner boleh saja kandas dalam tiga bulan, namun Taylor Swift punya pengganti yang lebih menantang. Perempuan yang baru meraih empat piala Grammy ini dikabarkan tengah jatuh cinta dengan John Mayer.

Hubungan Taylor dan John berawal ketika John meminta penyanyi berusia 20 tahun itu ikut mengisi lagu Half of My Heart dari album terbarunya, Battle Studies. Akhir Januari lalu, John mengunjungi kota asal Taylor, Nashville, untuk dinner bersama sekelompok pemusik. John sendiri berada di sana untuk pengambilan gambar salah satu episode Crossroads, yang juga akan menampilkan Keith Urban.

Hanya beberapa hari setelah itu, Taylor hadir memberikan dukungan saat pengambilan gambar berlangsung. Taylor datang bersama ibunya, dan duduk di baris kelima dari depan. Penyanyi country ini terlihat ikut asyik menyanyi ketika John Mayer tampil di atas panggung bersama Keith Urban. Tak jarang ia berdiri sambil bertepuk tangan, lalu membentuk kode cinta dengan kedua tangannya di dada.

Saking menyoloknya aksi Taylor ini, hingga sebuah stasiun radio dari Nashville melaporkan bahwa Taylor diantar balik ke kursinya, lalu dibawa ke backstage saat rehat. Entahlah apa yang terjadi saat itu, namun sebuah sumber mengatakan bahwa Taylor dan John lalu saling flirting.

“Taylor seperti remaja yang kesengsem dengan pria yang jauh lebih tua,” ungkap sumber tersebut.

Sumber-sumber lain mengatakan bahwa usai pengambilan gambar, keduanya kembali dinner bersama gerombolan pemusik. Setelah itu, John dikabarkan menyelinap ke kamar hotel Taylor.

Love lesson from Taylor

Tentu saja, tak ada yang tahu apa yang dilakukan kedua orang ini di kamar. Banyak yang khawatir, Taylor bakal jadi korban John yang kesekian. Perempuan bersuara bening ini dianggap masih terlalu polos.

Nah, bayangkan bila ia terlibat hubungan cinta dengan John Mayer. Pria ini jelas punya daya tarik yang sulit ditolak (kalau tidak, mana mungkin Jessica Simpson dan Jennifer Aniston bisa benar-benar mau putus darinya). 

Di lain pihak banyak pula orang yang berpendapat bahwa Taylor tak perlu dikasihani. Setiap perempuan haruslah mendapatkan pelajaran cinta dari pengalaman berhubungan dengan berbagai tipe laki-laki. Di antara tipe-tipe tersebut, pastilah ada sosok bad boy seperti John Mayer. Selama hubungan tersebut tak menyebabkan kerugian fisik atau perlawanan terhadap hukum, Anda tak perlu mengkhawatirkannya.

Ketika Anda mencintai seseorang, namun orang itu memilih untuk meninggalkan Anda, tak perlu memintanya kembali. Biarkan ia pergi, karena selalu ada alasan dan makna di balik peristiwa tersebut. Agar Anda mendapatkan makna cinta yang lebih lengkap, akan lebih baik bila sebelumnya Anda telah bertemu Mr. Wrong. Karena meskipun hubungan dengannya tak berlanjut, setidaknya Anda telah belajar dari hal-hal seperti berikut:

* Mendapati si dia tengah berpelukan dengan perempuan lain di kafe, padahal sebelumnya ia mengatakan tak dapat menemani Anda ke acara keluarga karena harus meeting.
* Kekasih memanfaatkan Anda, entah karena uang, jabatan, atau apa pun kelebihan Anda, untuk kepentingannya sendiri.
* Sering dibohongi. Si dia tak pernah terus-terang mengenai pekerjaannya, atau latar belakang keluarganya.
* Diputuskan tiba-tiba, tanpa Anda ketahui apa kesalahan Anda yang sebenarnya. Tak lama Anda tahu si dia telah punya kekasih baru.
* Ditolak, meskipun sepanjang tahun ia terkesan menghujani Anda dengan perhatian. Ternyata, ia hanya merasa kesepian karena kekasihnya sedang di luar negeri.
* Si dia tiba-tiba sulit dihubungi, tak pernah membalas telepon Anda, dan akhirnya menghilang.
* Ia terus-terusan mengajak Anda flirting hingga Anda jatuh cinta berat, namun belakangan baru menyadari bahwa ia telah beristri.
* Si dia masih berhubungan dengan mantannya, dan diam-diam masih sering menemuinya. Ketika Anda meminta penjelasan, ia memilih untuk kembali pada mantannya.

Tentu, Anda tak harus berlama-lama bertahan dalam hubungan yang tak sehat seperti ini. Begitu Anda memahami apa yang telah terjadi selama ini, sebaiknya segera tinggalkan si dia dan jadikan hal itu sebagai pelajaran berharga.

Bagaimana menurut Anda, haruskah kita mendapatkan pengalaman buruk tentang cinta lebih dulu sebelum menemukan cinta sejati?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s