Bagaimana Meyakinkannya untuk Menikahiku…??

Standar

Seorang wanita bertanya : “Saya sebetulnya juga sangat pengen sekali menikah. . . Saya udah siap lahir batin membina rumah tangga. Tapi, apa daya, saya belum bisa meyakinkan pasangan saya, padahal saya mau menerima dia apa adanya. Hampir2 saya putus asa. Apa yang harus saya lakukan. . .”

Setiap KEGIATAN — harus dimulai — dari TUJUAN
Apakah TUJUAN — MENIKAH ?
– ingin punya anak ? ada tuh yg bisa punya anak
– ingin bebas dari oru? ada tuh yg malah makin terkekang dgn suami
– ingin memenuhi sunah RASUL ? — abis itu ngapain? stop di sunah?
– ingin membangun keluarga sakinah mawadah ? gmn caranya?
– ingin dapet suami yang bibit — bebet — bobot? abis itu ngapain?
– ingin punya sandaran hidup ? kalau udah gak bisa disandar, diapain?
– ingin bebas keluar dr rumah ortu? abis itu bebas dari KEBEBASAN?
– ingin — ingin – ingin — banyak banget maunya ya?

Kalau saya mencoba merasakan :
TUJUAN menikah adalah
Saling TOLONG menolong — dalam meningkatkan KETAATAN — mitranya

Jika tujuannya utk TAAT
semua orang bisa MEMENUHI — karena semua orang pada dasarnya
bisa TAAT — gak susah — simpel — dan bisa tercapai !!

Masalahnya :
1. Bisakah aku tetap TAAT ketika musibah melanda keluarga kita?
2. Mampukah aku tetap TAAT meski pasangan kita tidak TAAT?
3. Saling tolong menolong – artinya dia menolong kita – dan kita menolong
dia — pada saat dibutuhkan ; yang ada sih PAMRIH

Aku kan udah nolong DIA utk TAAT
Tapi kok dia gak terima kasih sih
Dia kok gak menghargai
Dia kok gak berubah

TAKE & GIVE dalam islam — spertinya — tidak ada deh
ISLAM hanya kenal MEMBERI
TIDAK mengambil (take)
Take & Give itu budaya barat
Bukan budaya ISLAM

Jika Take & Give berjalan’
Maka ketika aku kasih — aku pun menuntut — pamrih — utk diberi
Aku HANYA PELAYAN — ALLAH
Kerjaku — HANYA — menolong utk meingkatkan KETAATAN

Mudah2an dengan hanya MEMBERI petunjuk
Kepada sang calon suami
pikirannya bisa berubah
karena KEINGINAN kita — hanya dalam kontex TAAT
selebihnya — hanya panjang angan2 — belaka

Barangkali — proposal NIKAH — nya —
Lebih lengkap bisa — baca notes nya P Syafri Adi (silakan baca : next posting Anne)
Kalau gak salah saya pernah baca proposal NIKAH

SUSUNLAH proposal dengan koridor — KETAATAN
barangkali — dia takut — biaya RT besar
barangkali — dia gak siap — jadi suami yang SESUAI dgn maunya kita
barangkali — dia masih milih2 — skenario dunia

COBALAH skenario TAAT?
Barangkali MENGENA bagi sang calon suami
Tips dari mas SLAMET — sungguh jelas dalil2nya
dan bisa dipraktekan !!

Percayalah make it simple THE GOAL
Yr Future HUSBAND will respect u because of TAQWA
Saling TOLONG menolong — untuk meningkatkan KETAKWAAN
Bukan waktu NGAMBIL nya TAAT
Tapi waktu MEMBERInya TAAT
kita semata2 hanya PELAYAN ALLAH — utk mengHAMBA kpd NYA

Serahkan JIWA mu sepenuhnya & seutuhnya kepada ALLAH
Kalau rejeki — maut — jodoh — sudah dijamin ALLAH
Sesuatu yang sudah dijamin ALLAH — tidak perlu dikawatirkan

RAGA kita — kaki tetap menapak dibumi
IKHTIAR serta merta — utk memperoleh suami — yg bisa menjadi IMAM keluarga !

sumber : OASE

*****

 Tulisan yang cukup bagus untuk direnungkan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s