NGAYAL BARENG

Standar

Siang tadi disapa si pria yang lagi ngerasa kesepian (tentunya, itu bukan pengakuan langsung darinya. Pengakuan itu ku “curi” baca dari blog rahasianya). Tumben. Udah lama banget gak ngobrol ma dia, entah sudah berapa bulan. Pasti dia lagi sangat kesepian, sampe akhirnya mau ngobrol sama diriku.

Ego lelaki, tak ingin nampak lemah. Apalagi di depan wanita yang dicap “feminis” ini olehnya. Saat kutanya gimana hidupnya ? Semua baik-baik saja, katanya. Padahal, banyak “musibah” yang menimpanya. Blog-nya berkata banyak, ketimbang dirinya.

Kadang aku berpikir, mungkin aku ibarat B A T U. Iya, batu ! Kau bisa menendangnya, jika kau tak inginkan dia. Namun, saat kau ingin duduk bercerita panjang-lebar…..kau tarik batu itu, lalu kau bersandar selama kau ingin berceloteh. Batu itu selalu ada . . . untuk tempatmu bersandar, untuk menemanimu bercerita.

Yeah, peduli apa ?! Yang penting sama-sama senang.

Obrolan mengalir panjang, hingga ngayal bareng. Huehehe…. Bagaimana akan menghabiskan masa tua; di kota apa akan menetap ? Jawaban kami sama, bahkan untuk pertanyaan yang terakhir. Pertanda apa, ya ? Huahahaaa….ini pertanda : “Berhentilah mengkhayal, Anne !”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s