Temukan HARTA KARUN pada Diri Anda

Standar

“Kriiing… Kriiing !” dering telepon di meja kerjaku.

“Hallo, selamat pagi. Bisa bicara dengan bagian ********* ?” tanya wanita di seberang telepon.

“Iya, dengan saya, Mbak,” sahutku.

“Saya dari PT.X, mau menawarkan **********.”

“Oh, maaf. Kami belum membutuhkannya.”

“Ooo…begitu, ya ?” sahutnya kecewa, “Mbak, boleh tanya hal pribadi ?”

“Mmh…tentang apa, ya ?” tanyaku balik, sambil memikirkan pertanyaan pribadi macam apa yang hendak ditanyakannya.

“Ada lowongan nggak, Mbak…di situ ?” melas suaranya.

Guubraakk !! Kukira pertanyaan pribadi apa, gak taunya…hohoho.

***

 

Kejadian yang menggelitik, setidaknya bagiku. Seorang Marketing menanyakan lowongan pekerjaan di perusahaan prospektus-nya, di sela penawaran dengan menggunakan telepon kantor. Whooaa, etis kah ?

Ya, mungkin dia kesulitan mencapai target. Jenuh, atau apa lah…sehingga menstimulusnya untuk berani mengajukan pertanyaan macam itu.

Di mana pun kita bekerja, tentu ada beban. Yang paling enak tuh, bekerja dengan mengandalkan hobi. Hati senang karena hobi tersalurkan, kantong terisi uang…hidup tenang ! Ajiib buanget, daah. Gak ada Boss yang marah-marah, lha diri sendiri yang jadi Boss.

Lihat kan ? Ada H-A-R-T-A   K-A-R-U-N di diri kita.

Yang dibutuhkan adalah :

1. Sekop, untuk menggali potensi diri.

2. Pot atau media tanam, untuk menumbuh kembangkan bibit potensi diri.

3. Pupuk, untuk menyuburkan.

4. Air, sebagai segara wawasan.

Ketika potensi diri siap dipanen, bersiaplah “menjual diri”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s